Indonesia
Wilayah Indonesia termasuk
negara yang jumlah penduduknya terbanyak di dunia ke 4 yaitu dengan
jumlah populasi 255.993.674 jiwa dan luas wilayah negara sebesar 1.904.569 km2 menurut data CIA World
Factbook tahun 2015.
Semakin hari maka angka tersebut akan terus bertambah ke tingkat paling atas seiring dengan berjalannya waktu, semakin laju pertumbuhan
penduduk di indonesia semakin banyak pula faktor-faktor penyebabnya.
 |
| Sumber gambar http://ariwahyudi.web.id/jumlah-penduduk-indonesia/ |
Indonesia dengan luas wilayah tersebut memiliki banyak macam aneka dan suku kebudayaan mulai dari sabang hingga marauke Dan yang tak kalah hebat Indonesia kaya akan budaya dan nilai2 islam. selain itu indonesia salah satu negara yang muslimnya terbanyak nomor 1
di dunia.
Perlu diketahui indonesia adalah negara yang berkembang sedangkan
jumlah penduduk indonesia dikategorikan terbesar ke 4, akhirnya kemungkinan banyak terjadi tidak
pemerataan ekonomi diantaranya yang masih masyarakat-masyarakat miskin
yang berlatarbelakang ekonomi yang kurang mampu, sangat banyak dijumpai di indonesia, dan masih banyak faktor-faktor lainnya.
Salah satu penyebab faktor yang melatarbelakangi terjadinya pertumbuhan penduduk yang segnifikan yaitu di indonesia
dengan banyaknya kasus2 yang sering dijumpai antaranya banyak kondom
beredar dipasaran, maraknya seks bebas, asusila, dll...
Sebuah
penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Internasional Synovate atas
nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual,
remaja berusia 14-24 tahun. Penelitian dilakukan terhadap 450 remaja
dari Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya (Sampel mewakili bagian pulau jawa) Hasil penelitian tersebut
mengungkapkan bahwa 64% remaja mengakui secara sadar melakukan hubungan
seks pranikah dan telah melanggar nilai-nilai dan norma agama. Tetapi,
kesadaran itu ternyata tidak mempengaruhi perbuatan dan perilaku seksual
mereka, agama yang mengatur tatacara kehidupan manusia hanya menjadi sebuah identitas diri yang selalu terpajang dalam tanda pengenal bukan dijadikan sebagai acuan kehidupan masa depan.

Meningkatnya budaya seks bebas di kalangan pelajar mulai mengancam masa
depan bangsa Indonesia. Bahkan perilaku seks pra nikah tersebut dari
tahun ke tahun meningkat dan tentunya ini menjadi ladang pertambahan penduduk indonesia, walaupun ada sebagian besar melakukan aborsi tapi itu bukan solusi.
Berbicara tentang laju pertambahan penduduk sekarang mari dilihat dari segi lingkungan alam, yaitu sangat Dampak
Pertambahan Penduduk terhadap Lingkungan dan Kelestarian Alam.
Kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari alam. Manusia sebagai mahluk
hidup juga membutuhkan yang namanya makan dan minum, tetapi dari mana makanan
dan minuman itu didapatkan? Itu tidak lain pasti didapatkan dari hasil
eksploitasi terhadap sumber daya alam. Semakin bertambahnya jumlah penduduk,
semakin banyak pula kebutuhan yang harus dipenuhi dan semakin banyak pula
sumber daya alam yang dibutuhkan. Langsung saja, berikut saya berikan daftar
dampak pertambahan penduduk terhadap lingkungan dan kelestarian alam:
Memang kita ketahui bersama bahwa Allah menciptakan Alam beserta isinya
dengan berlimpah ruah, akan tetapi sebanyak apapun isinya ada
masyarakat-masyarakat tertentu yang masih belum menyadari bahwa air bersih
sangat diperlukan bagi kehidupan manusia bukan hanya kita sendiri tapi bagi
orang lain dan anak cucu kita kedepannya.
Tanpa mereka sadari masa yang akan datang anak cucu kita bisa kesulitan air
bersih apalagi dengan membludaknya jumlah penduduk zaman sekarang dan akan
tetap terus meningkat jumlahnya di masa akan datang.
Apa sajakah jenis dan dampak-dampaknya?
1. Air merupakan sumber kehidupan.
 |
| Sumber Gambar www.nicofilter.co.id |
Sebagian besar tubuh makhluk hidup terdiri atas air. Entah itu mahluk yang ada di darat atau laut. Air merupakan salah satu sumber
daya alam yang sangat besar manfaatnya bagi manusia. Selain untuk diminum, air
juga diperlukan untuk menjaga kebersihan pakaian, badan, dan lingkungan ,
kebutuhan primer dan sekunder meliputi keseluruhan mahluk dan tumbuhan.
Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan peningkatan kebutuhan air.
Meskipun 2/3 dari permukaan bumi berupa air, namun tidak semua jenis air
dapat digunakan secara langsung. Oleh sebab itu persediaan air bersih yang
terbatas dapat menimbulkan masalah yang cukup serius.
Cadangan air di dalam tanah semakin lama semakin berkurang karena kawasan
yang tertutup aspal dan beton yang membuat air tidak dapat meresap ke lapisan
tanah, akibatnya sering terjadi kekurangan air pada musim kemarau.
2. Pangan
 |
| Sumber Gambar : kesehatan-4sehat5sempurna.blogspot.com |
Untuk bertahan hidup, manusia membutuhkan makanan. Dengan bertambahnya
jumlah populasi penduduk, maka jumlah makanan yang diperlukan juga semakin
banyak. Ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah penduduk dengan
bertambahnya produksi pangan sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia.
Akibatnya penduduk dapat kekurangan gizi atau bahkan kekurangan pangan. Maka
dari itu petani harus bekerja ekstra untuk memenuhi kebutuhan pangan yang
semakin hari semakin banyak.
Peningkatan jumlah penduduk juga menyebabkan kebutuhan pemukiman dan
sarana-sarana umum terus bertambah sehingga banyak lahan pertanian yang dialih
fungsikan, misalnya untuk tempat tinggal, pembangunan pabrik dan rumah sakit.
Akibatnya, produksi pertanian akan menurun sehingga bahan pangan harus di impor
terlebih dahulu yang membuat harganya semakin melonjak tinggi.
3.Lahan
 |
| Sumber Gambar www.orbitdigital.net |
Lahan Sawah yang Sedang Diratakan Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan untuk
tempat tinggal, sarana penunjang kehidupan, industri, tempat pertanian, dan
sebagainya. Akibatnya, banyak pohon dihutan yang harus ditebang untuk
mendapatkan lahan yang diinginkan. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai
solusi, sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat
mengganggu keseimbangan lingkungan. Jadi peluang terjadinya kerusakan
lingkungan akan meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan penduduk.
4. Udara Bersih
 |
| Sumber Gambar news.okezone.com |
Bernafas merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan seluruh mahluk hidup.
Maka dari itu diperlukan udara yang sehat, yaitu udara yang tidak tercemar.
Di perkotaan, jumlah kendaraan meningkat. Polusi dari sisa pembakaran
kendaraan menyebabkan pencemaran udara, contohnya gas karbon monoksida dan
karbon dioksida yang jumlahnya melebihi normal. Oleh karena itu, diperlukan
pelestarian tumbuhan hijau melalui penghijauan dan reboisasi untuk membersihkan
udara.
Jadi dapat dipahami bahwa semakin tinggi kepadatan penduduk, maka kebutuhan
oksigen semakin banyak. Selain sebagai penyejuk dan keindahan, pepohonan juga
berfungsi sebagai hutan kota untuk menurunkan tingkat pencemaran udara.
Itulah beberapa rangkuman dari dampak pertambahan penduduk terhadap
lingkungan dan kelestarian alam, perubahan dapat dilakukan jika memang ada
kesadaran dari diri sendiri. Jadi tunggu apa lagi, ayo mulai sekarang kita
lakukan perubahan untuk menjaga lingkungan dan kelestarian alam kita untuk
hidup yang lebih baik.
Blog ini Dipersembahkan Oleh :
bkkbn.go.id/kependudukan