Rabu, 08 Juni 2016

Solusi Cara Mengatasi Pencemaran Air : Berawal Dari Diri Sendiri

Standard
Air merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan kehidupan manusia. Menurut Kodoatie (2008) “air merupakan sumber kehidupan. Semua makhluk membutuhkan air. Ketersediaan air dari segi kualitas maupun kuantitas mutlak diperlukan”. Indonesia merupakan Negara kepulauan, sehingga sebagian besar wilayahnya merupakan lautan. Meskipun terdiri atas perairan, kondisi ini masih belum dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Sebaliknya, mayoritas masyarakat Indonesia menyalahgunakan perairan dengan mencemarinya. 


Sebenarnya, ekosistem air dapat melakukan ‘rehabilitasi’ secara alami apabila terjadi pencemaran air. Namun kemampuan rehabilitasi ini ada batasnya. Oleh karena itu, setidaknya harus ada upaya untuk pencegah dan penanggulangan pencemaran air. Cara mengatasi pencemaran air dapat dilakukan mulai dari pengenalan dan pengertian yang baik oleh perilaku masyarakat. Cara mengatasi pencemaran air dapat dilakukan usaha preventif, misalnya dengan membuang sisa-sisa makanan dan bahan organic ke dalam tong sampah dan jangan dibuang di sungai.


Selain itu, ada beragam tindakan lain selain tindakan preventif yang bisa kita lakukan. Berikut ini beberapa tindakan yang dapat kita lakukan oleh masyarakat sebagai Cara mengatasi pencemaran air , yaitu:
  • Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang tepat.
  • Kurangi penggunaan detergen. Sebisa mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam secara cepat.
  • Kurangi konsumsi obat-obatan kimia berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
  • Tidak menggunakan sungai untuk mencuci mobil, truk, dan sepeda motor.
  • Tidak menggunakan sungai untuk wahana memandikan hewan ternak dan sebagai tempat kakus.
  • Jangan membuang sampah rumah tangga di sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon di pinggiran sungai/danau.
  • Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar. 
  • Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
  • Menanggulangi kerusakan lahan bekas pembuangan limbah B3.

Beberapa langkah di atas merupakan cara mengatasi pencemaran air secara sederhana yang dapat dimulai dari diri sendiri. Sebenarnya tidak terlalu susah untuk mengatasi pencemaran air apabila kita menyadari bahwa air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan setiap orang wajib untuk menjaga dan melestarikan ekosistem air.

Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Keseimbangan Lingkungan Dan Kelestarian Alam

Standard
Indonesia
Wilayah Indonesia termasuk negara yang jumlah penduduknya terbanyak di dunia ke 4 yaitu dengan jumlah populasi 255.993.674 jiwa dan luas wilayah negara sebesar 1.904.569 km2 menurut data  CIA World Factbook tahun 2015.
Semakin hari maka angka tersebut akan terus bertambah ke tingkat paling atas seiring dengan berjalannya waktu, semakin laju pertumbuhan penduduk di indonesia semakin banyak pula faktor-faktor penyebabnya.
Sumber gambar http://ariwahyudi.web.id/jumlah-penduduk-indonesia/
Indonesia dengan luas wilayah tersebut memiliki banyak macam aneka dan suku kebudayaan mulai dari sabang hingga marauke Dan yang tak kalah hebat Indonesia kaya akan budaya dan nilai2 islam. selain itu indonesia salah satu negara yang muslimnya terbanyak nomor 1 di dunia. 
Perlu diketahui indonesia adalah negara yang berkembang sedangkan jumlah penduduk indonesia dikategorikan terbesar ke 4, akhirnya kemungkinan banyak terjadi tidak pemerataan ekonomi diantaranya yang masih masyarakat-masyarakat miskin yang berlatarbelakang ekonomi yang kurang mampu, sangat banyak dijumpai di indonesia, dan masih banyak faktor-faktor lainnya.

Salah satu penyebab faktor yang melatarbelakangi terjadinya pertumbuhan penduduk yang segnifikan yaitu di indonesia  dengan banyaknya kasus2 yang sering dijumpai antaranya banyak kondom beredar dipasaran, maraknya seks bebas, asusila, dll...

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Internasional Synovate atas nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual, remaja berusia 14-24 tahun. Penelitian dilakukan terhadap 450 remaja dari Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya (Sampel mewakili bagian pulau jawa) Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 64% remaja mengakui secara sadar melakukan hubungan seks pranikah dan telah melanggar nilai-nilai dan norma agama. Tetapi, kesadaran itu ternyata tidak mempengaruhi perbuatan dan perilaku seksual mereka, agama yang mengatur tatacara kehidupan manusia hanya menjadi sebuah identitas diri yang selalu terpajang dalam tanda pengenal bukan dijadikan sebagai acuan kehidupan masa depan.
Meningkatnya budaya seks bebas di kalangan pelajar mulai mengancam masa depan bangsa Indonesia. Bahkan perilaku seks pra nikah tersebut dari tahun ke tahun meningkat dan tentunya ini menjadi ladang pertambahan penduduk indonesia, walaupun ada sebagian besar melakukan aborsi tapi itu bukan solusi.


Berbicara tentang laju pertambahan penduduk sekarang mari dilihat dari segi lingkungan alam, yaitu sangat Dampak Pertambahan Penduduk terhadap Lingkungan dan Kelestarian Alam.

Kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari alam. Manusia sebagai mahluk hidup juga membutuhkan yang namanya makan dan minum, tetapi dari mana makanan dan minuman itu didapatkan? Itu tidak lain pasti didapatkan dari hasil eksploitasi terhadap sumber daya alam. Semakin bertambahnya jumlah penduduk, semakin banyak pula kebutuhan yang harus dipenuhi dan semakin banyak pula sumber daya alam yang dibutuhkan. Langsung saja, berikut saya berikan daftar dampak pertambahan penduduk terhadap lingkungan dan kelestarian alam:

Memang kita ketahui bersama bahwa Allah menciptakan Alam beserta isinya dengan berlimpah ruah, akan tetapi sebanyak apapun isinya ada masyarakat-masyarakat tertentu yang masih belum menyadari bahwa air bersih sangat diperlukan bagi kehidupan manusia bukan hanya kita sendiri tapi bagi orang lain dan anak cucu kita kedepannya.
Tanpa mereka sadari masa yang akan datang anak cucu kita bisa kesulitan air bersih apalagi dengan membludaknya jumlah penduduk zaman sekarang dan akan tetap terus meningkat jumlahnya di masa akan datang.
Apa sajakah jenis dan dampak-dampaknya?

1. Air merupakan sumber kehidupan.

Sumber Gambar www.nicofilter.co.id


Sebagian besar tubuh makhluk hidup terdiri atas air. Entah itu mahluk yang ada di darat atau laut. Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat besar manfaatnya bagi manusia. Selain untuk diminum, air juga diperlukan untuk menjaga kebersihan pakaian, badan, dan lingkungan , kebutuhan primer dan sekunder meliputi keseluruhan mahluk dan tumbuhan. Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan peningkatan kebutuhan air.

Meskipun 2/3 dari permukaan bumi berupa air, namun tidak semua jenis air dapat digunakan secara langsung. Oleh sebab itu persediaan air bersih yang terbatas dapat menimbulkan masalah yang cukup serius.

Cadangan air di dalam tanah semakin lama semakin berkurang karena kawasan yang tertutup aspal dan beton yang membuat air tidak dapat meresap ke lapisan tanah, akibatnya sering terjadi kekurangan air pada musim kemarau.


2. Pangan
Sumber Gambar : kesehatan-4sehat5sempurna.blogspot.com


Untuk bertahan hidup, manusia membutuhkan makanan. Dengan bertambahnya jumlah populasi penduduk, maka jumlah makanan yang diperlukan juga semakin banyak. Ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah penduduk dengan bertambahnya produksi pangan sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Akibatnya penduduk dapat kekurangan gizi atau bahkan kekurangan pangan. Maka dari itu petani harus bekerja ekstra untuk memenuhi kebutuhan pangan yang semakin hari semakin banyak.

Peningkatan jumlah penduduk juga menyebabkan kebutuhan pemukiman dan sarana-sarana umum terus bertambah sehingga banyak lahan pertanian yang dialih fungsikan, misalnya untuk tempat tinggal, pembangunan pabrik dan rumah sakit. Akibatnya, produksi pertanian akan menurun sehingga bahan pangan harus di impor terlebih dahulu yang membuat harganya semakin melonjak tinggi.

3.Lahan 

Sumber Gambar www.orbitdigital.net

Lahan Sawah yang Sedang Diratakan Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan untuk tempat tinggal, sarana penunjang kehidupan, industri, tempat pertanian, dan sebagainya. Akibatnya, banyak pohon dihutan yang harus ditebang untuk mendapatkan lahan yang diinginkan. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai solusi, sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Jadi peluang terjadinya kerusakan lingkungan akan meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan penduduk.

4. Udara Bersih

Sumber Gambar news.okezone.com

Bernafas merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan seluruh mahluk hidup. Maka dari itu diperlukan udara yang sehat, yaitu udara yang tidak tercemar.
Di perkotaan, jumlah kendaraan meningkat. Polusi dari sisa pembakaran kendaraan menyebabkan pencemaran udara, contohnya gas karbon monoksida dan karbon dioksida yang jumlahnya melebihi normal. Oleh karena itu, diperlukan pelestarian tumbuhan hijau melalui penghijauan dan reboisasi untuk membersihkan udara.

Jadi dapat dipahami bahwa semakin tinggi kepadatan penduduk, maka kebutuhan oksigen semakin banyak. Selain sebagai penyejuk dan keindahan, pepohonan juga berfungsi sebagai hutan kota untuk menurunkan tingkat pencemaran udara.

Itulah beberapa rangkuman dari dampak pertambahan penduduk terhadap lingkungan dan kelestarian alam, perubahan dapat dilakukan jika memang ada kesadaran dari diri sendiri. Jadi tunggu apa lagi, ayo mulai sekarang kita lakukan perubahan untuk menjaga lingkungan dan kelestarian alam kita untuk hidup yang lebih baik.



Blog ini Dipersembahkan Oleh :

bkkbn.go.id/kependudukan